TUJUH PESERTA SIAP RAMAIKAN MUSDA KE 10 DPD PARTAI GOLKAR KOTA BOGOR

BERITA1BOGOR.id – Dalam waktu dekat ini, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bogor akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Ke 10 di salah satu hotel ternama di Kota Bogor.

Dalam Musda nanti, sebanyak tujuh peserta sudah mengambil formulir pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor diantaranya, Heri Cahyono, Hj Isye Cristina, H. Endang Sopian, Rusli Prihatevy, Tauhid J Tagor, R. Andi Iskandar Natanegara, dan Eka Wardhana.

“Pendaftaran resmi ditutup pada pukul 16.00 WIB tadi. Peserta yang sudah mengambil formulir pendaftaran akan mengembalikannya besok (Kamis, 27 Agustus 2020). Panitia akan menunggu penerimaan berkas pendaftaran mulai dari pukul 10.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB,” ucap Wakil Ketua SC Musda Ke 10 DPD Golkar Kota Bogor, Yadi Sukirman, dalam konferensi persnya yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Kota Bogor di Jalan Cikurai, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Rabu (26 Agustus 2020).

Yadi juga menjelaskan, untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor ada beberapa syarat yang harus dipenuhi peserta Musda.

“Beberapa persyaratannya adalah calon pernah menjadi pengurus partai satu periode atau menjadi pengurus organisasi yang didirikan Partai Golkar, melampirkan SKCK dari kepolisian, bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh rumah sakit pemerintah dan bebas tidak pernah di pidana atau tersangkut hukum minimal lima tahun dibuktikan oleh surat dari Pengadilan Negeri Bogor,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor, Tauhid J Tagor mengatakan, formulir yang sudah diambil para bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor lalu dikembalikan, selanjutnya akan dilakukan verifikasi oleh tim verifikasi.

“Jadi nanti akan diketahui mana saja nanti yang lolos untuk ikut bursa calon Ketua DPD Partai Golkar di Musda Ke 10 nanti,” kata Tagor.

“Musda yang nanti bakal digelar, akan ada keterbatasan peserta dan waktu pelaksanaannya, mengingat masih dalam masa PSBB transisi. Sehari sebelum Musda, seluruh peserta yang akan mengikuti Musda akan dilakukan rapid test. Intinya, kita akan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai peraturan. Surat izin dari gugus tugas pun juga sudah ada,” ungkap Tagor.

(Erik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: