Pekerjaan Peningkatan Jalan di Cariu Disorot Warga, Mulai Dari Protokol Kesehatan, Rambu Pengaman Hingga Papan Nama

BERITA1BOGOR.id – Ditengah pandemi, sejumlah pekerja yang melaksanakan pekerjaan peningkatan Jalan Pahahe-Nyengcle yang berada di wilayah Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor terkesan tengah mengabaikan protokol kesehatan.

Padahal, Alat Pelindung Diri (APD) tersebut dianggarkan kedalam Rencana Anggaran Belanja (RAB) saat dilakukannya penawaran pekerjaan.

“Kenapa para pekerja tidak ada yang memakai masker di saat PSBB seperti sekarang ini,” ucap Udin saat ditemui media pada Jumat, 9 Oktober 2020.

Lagi kalo yang saya tahu, pekerja itu biasanya menggunakan Alat Pelindung Diri untuk mencegah terjadinya kecelakaan, tapi ini memakainya pun asal-asalan dari yang selama ini saya lihat,” tambahnya.

Selain APD, warga sekitar juga mempertanyakan papan nama kegiatan yang belum terpasang dan juga rambu-rambu pengaman di lokasi pekerjaan.

“Padahal papan nama kegiatan merupakan bagian dari persiapan dari sebuah proyek. Rambu-rambu pengaman juga tidak dipasang di lokasi pekerjaan,” kata Udin yang mengaku warga Selawangi itu.

Warga lainnya seperti Ade, juga mengaku pernah melihat Tembok Penahan Tanah (TPT) retak-retak pada saat pengerjaan peningkatan jalan tersebut.

“Tuh TPT nya juga retak-retak, iya kan,” kata Ade sambil menunjukan bagian TPT yang retak kepada wartawan.

Terpisah, saat dikonfirmasi media untuk menanyakan papan kegiatan, pihak pelaksana yang diketahui dari PT Syaira Mahadaya Abadi, mengatakan adanya kesalahan cetak papan nama kegiatan. Dimana didalam papan nama seharusnya tertulis 0 sampai 2000, tapi setelah dicetak malah 0 sampai 2700, sehingga papan nama kegiatan tersebut belum dipasang.

Ketua Lembaga Monitoring Hukum dan Anggaran Republik Indonesia (LMHA – RI), Angga Airlangga juga ikut menyoroti papan nama kegiatan yang tidak terpasang.

“Waduh, ini apa ada penyusutan pekerjaan atau memang benar salah cetak, itu harus dipertanyakan. Dan soal APD, seharusnya pihak perusahaan juga memberikan kelengkapan kerja kepada pekerja seperti masker dan sebagainya juga memasang rambu-rambu pengaman agar pekerjaan bisa berjalan dengan aman dan tidak juga menghindari terjadinya kecelakaan,” pungkasnya.

(Erk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: