Di Taman Safari Bogor, Botol Plastik Bekas Jadi Pohon Natal

BERITA1BOGOR.id – Sebanyak 2020 botol plastik bekas disusun menjadi pohon natal. Hal ini dilakukan Taman Safari Bogor untuk menyambut perayaan Hari Natal 2020.

Menurut Aldo Parengkuan, General Manager Taman Safari Bogor, pembuatan pohon natal dari botol plastik bekas itu dikerjakan selama tiga minggu.

“Pohon natal yang dibuat dari botol plastik bekas itu tingginya mencapai tujuh meter. Itu ditempatkan di dua area, pertama di area rekreasi dan di Istana Panda Indonesia,” kata Aldo.

Pohon natal yang dipoles warna emas ditambah ornamen boneka salju dan santa claus itu, kata Aldo, dilakukan sebagai bentuk kepedulian Taman Safari Bogor terhadap lingkungan.

“Dan ini juga sebagai salah satu bentuk kampanye sekaligus mengedukasi pengunjung untuk berperan serta dalam menjaga lingkungan dan alam,” ucap Aldo.

Sementara itu, Yulius H. Suprihardo Media Relations Taman Safari Bogor, menambahkan, pohon natal yang terbuat dari botol plastik itu diharapkan dapat mengingatkan pengunjung untuk tetap menjaga lingkungan. Setidaknya, kata Yulius, pengunjung dapat memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang berguna.

“Jadi, untuk Natal nanti suguhannya memang berbeda dari tahun sebelumnya. Dari Kemasan acaranya pun kali ini lebih mengedepankan edukasi kepada pengunjung seperti keeper talk oleh tim edukasi,” kata Yulius.

Selain itu, masih kata Yulius, keeper yang sehari-hari menggunakan seragam hijau, nanti akan menggunakan kostum santa claus disaat memberi makan penguin pada Jumat, 25 Desember 2020 sekira pukul 13.30 WIB, dan Sabtu-Minggu (26-27 Desember 2020) sekira pukul 11.00 WIB.

“Sebagai pemanis, exhibit penguin ini sengaja di dekorasi bernuansa salju. Jadi pengunjung bisa berinteraksi langsung untuk menanyakan kepada keeper penguin seputar satwa tersebut. Bukan hanya penguin yang diberi makan oleh santa, termasuk Panda Merah yang berada di Istana Panda Indonesia serta satwa lainnya. Dengan adanya program edukasi yang diadakan secara khusus dalam menyambut natal tahun ini, diharapkan dapat menambah wawasan pengetahuan untuk lebih mengenai satwa bagi para pengunjung,” pungkasnya.

(Erk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: