Adanya Perubahan di Kepemimpinan DPD PAN Kota Bogor, Bedjo Dikabarkan Akan Lanjutkan Tongkat SB

BERITA1BOGOR.id – Tampuk kepemimpinan DPD PAN Kota Bogor dikabarkan mengalami perubahan signifikan. Kabarnya, Bedjo Santoso akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan Safrudin Bima (SB) sebagai Ketua DPD PAN.

Diketahui Bedjo Santoso merupakan mantan Direktur Bina Rehabilitasi Hutan dan Lahan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) saat Zulkifli Hasan masih menjadi Menteri Kehutanan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Selain itu, kabar lainnya juga menyebutkan bahwa posisi sekretaris dan bendaharanya pun akan diisi oleh wajah baru, yakni Rifky Alaydrus sebagai sekretaris dan Hj. Kalsum sebagai bendahara. Sedangkan Safrudin Bima duduk sebagai Majelis Pertimbangan Partai.

Sementara Fajari Aria Sugiarto yang merupakan anggota Fraksi Amanat Nurani (F-AN) DPRD dan juga anggota formatur didapuk sebagai ketua harian.

Dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Ketua Formatur DPD PAN Kota Bogor, Bedjo Santoso mengaku belum bisa berbicara banyak.

“Saya belum bisa memberi keterangan apapun. Sebab, saat ini semua sedang berproses. Saya tidak punya kapasitas memberikan statemen,” ucapnya kepada wartawan, Rabu (21 April 2021) malam.

Sementara itu, salah satu anggota Formatur lainnya, Rifky Alaydrus mengatakan, berdasarkan hasil musda DPD PAN beberapa waktu lalu, terdapat lima orang formatur. Kelimanya adalah Bedjo Santoso, Fajari Arya Sugiarto, Hj Kalsum, Safrudin Bima dan ia sendiri.

“Musda sudah dilaksanakan tiga bulan lalu. Tapi SK baru mau keluar sekarang, akhirnya dibentuk formatur tetap. Tapi sejauh ini sudah ada keputusan dari DPP untuk menunjuk Bedjo Santoso sebagai ketua formatur.

“Kami sudah membentuk kepengurusan internal DPD PAN, jadi ke depan hanya tinggal menunggu putusan DPP. Kalau menurut DPP hasil komposisi kepengurusan baik minggu depan sudah keluar SK. Sebab sudah tiga bulan terjadi kekosongan kepemimpinan,” katanya.

Saat disinggung terkait kabar bahwa Bedjo bakal memimpin PAN Kota Bogor dengan didampinginya sebagai sekretaris, Rifky enggan menjawabnya.

“Belum tahu, kita tunggu saja SK dari DPP,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata dia, formatur  berupaya memasang komposisi 50 persen senior dan 50 persen milenial.

Dalam kesempatan yang sama, Fajari menjelaskan, pihaknya diperintah oleh DPP untuk menyusun kepengurusan harian sampai ke tingkat kecamatan dan ranting.

“Untuk siapa ketua nya, ketua harian dan sekretarisnya siapa, saya belum bisa ngomong. Karena SK belum keluar masih dalam proses, kalau saya ngomong nanti SK beda gimana,” ucapnya.

Fajari juga tak menampik bila ada perubahan pada struktur pimpinan.

“Tidak dipungkiri sesuai arahan ketum akan berubah, tapi sebagian besar wajah lama menduduki tempat baru. Intinya PAN Kota Bogor agar tetap fatsun kepada arahan ketum,” tegas adik kandung Wali Kota Bima Arya tersebut.

Fajari berharap, SK dari DPP terkait kepengurusan segera diterbitkan lantaran PAN ingin segera berlari untuk menyongsong Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Kepala Daerah 2024 mendatang.

“Jadi agar langkah-langkah segera bisa ditentukan,” tukasnya. (*)

(Erik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: